Pages

Selasa, 15 November 2011

Andik Kecil-kecil Cabe Rawit

Postur tubuhnya mungil, tingginya hanya 162 sentimeter, tetapi keganasan sayap serang Andik Vermansyah di lapangan hijau membuat lawan tanding harus ekstra waspada. Pemain didikan Persebaya Surabaya junior ini memiliki kecepatan, kelincahan, dan akurasi tendangan ke arah gawang.
Andik menjadi salah satu motor serangan saat Indonesia menjinakkan Thailand 3-1 di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu . Andik menjelajah lapangan dari kiri ke kanan bertukar posisi dengan Oktovianus Maniani. Bahkan, dia ikut berjibaku membantu pertahanan.
Andik dua kali terkapar di rumput karena tekel keras bek kiri Thailand, Theeraton Bunmathan, dan gelandang Ekkasit Chaobut. Karena pelanggaran itu, wasit asal Korea Selatan, Kim Jong Hyeok, mengganjar kartu merah bagi kedua pemain itu.
”Untung tidak cedera. Tetapi, badan saya sakit-sakit karena dihajar terus oleh pemain Thailand,” ujar Andik disusul tawa.
Gol pertama Indonesia ke gawang Thailand yang dicetak Titus Bonai juga hasil kerja sama umpan satu-dua Andik bersama bek sayap kanan Hasyim Kipuw. Andik menjadi pemantul bola bagi Kipuw yang menusuk melalui sayap sebelum melepaskan umpan matang yang disundul Titus Bonai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar